OKI, JURNAL SUMATRA – Pada Kamis, 24 September 2026, tiga Polsek jajaran Polres Ogan Komering (OKI) sekaligus melaksanakan monitoring dan pendampingan di wilayah masing-masing dengan hasil yang beragam. Apa yang dilakukan tersebut untuk mendukung program ketahanan pangan nasional
Di Kecamatan Teluk Gelam, Polsek Teluk Gelam melakukan pengecekan kebun jagung kuartal II seluas 6 hektar di Desa Serapek. Kebun yang merupakan binaan penerima Bantuan KUR Jagung tersebut saat ini telah memasuki usia 95 Hari Setelah Tanam (HST) dan telah dilakukan pemupukan.
Namun dari hasil monitoring, pertumbuhan tanaman terpantau tidak optimal. Tanaman mengalami kekurangan air sehingga pertumbuhannya terganggu dan kerdil. Kondisi ini dikhawatirkan akan menyebabkan gagal panen dan merugikan petani jagung di wilayah hukum Polsek Teluk Gelam.
“Program ketahanan pangan di Desa Serapek khususnya petani jagung binaan menunjukkan progres yang belum positif. Diharapkan dengan perawatan konsisten dan pengawasan berkala, hasil panen ke depan bisa maksimal setelah musim kemarau selesai,” ujar Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, Jumat (25/9/2026).
Berbeda dengan kondisi di Teluk Gelam, jelas dia, program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di dua kecamatan lain menunjukkan perkembangan baik.
“Kanit Binmas Polsek Lempuing Jaya melaksanakan program II pengecekan dan pendampingan lahan perkarangan bergizi milik warga bernama Dani di Desa Mukti Sari, Kecamatan Lempuing Jaya. Di lahan seluas 10 x 30 meter tersebut, tanaman melon tumbuh dan dalam pendampingan Bhabinkamtibmas sebagai polisi penggerak,” tandas dia.
Sementara itu, lanjut dia, Bhabinkamtibmas Polsek Kayuagung, Aipda M. Soleh, melaksanakan program I di Desa Anyar, Kecamatan Kayuagung. Di lahan pekarangan milik Musa seluas 5 x 6 meter, sayur bayam ditanam sebagai bagian dari pemanfaatan lahan pekarangan.
“Kegiatan pengecekan serentak ini menjadi bahan dokumentasi dan evaluasi Polres OKI untuk memastikan program ketahanan pangan tidak hanya berjalan, tetapi juga mendapat pendampingan hingga hasil panen maksimal,” pungkas dia.(Choe)













Komentar