“Jadi Gedor Pasen atau gerakan donor plasma darah konvalesen ini merupakan upaya Pemkot Kediri untuk menekan angka kematian akibat COVID-19,” ujar dr Fauzan.
Fauzan berharap melalui aksi kemanusiaan ini, banyak penyintas COVID-19 yang tergerak hatinya dan mau mendonorkan plasma darahnya untuk terapi penyembuhan pasien COVID-19 di Kota Kediri.
Di Kota Kediri, data per Selasa (19/1), warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 901 orang. Dari jumlah itu, 47 orang masih dirawat, tiga orang masih dipantau, 761 orang telah sembuh dan 90 meninggal dunia.(anjas)











![Oleh: [Novendra Jali Saketi, M.Pd]](https://www.jurnalsumatra.co/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250903_185230-150x150.jpg)

Komentar