Ia memaparkan, berbagai modus operandi tersebut antara lain tidak mendaratkan ikan di pulau pangkalan, pemalsuan dokumen kapal, registrasi kapal ganda, transhipment, mematikan VMS dan AIS, serta pelanggaran jalur penangkapan. Modus lainnya adalah mark down atau menurunkan ukuran kapal yang sebenarnya, hingga penggunaan alat tangkap ikan terlarang.(anjas)
Pengamat: Menteri KP harus aktif koordinasi atasi pencurian ikan

News Feed
Kasus COVID-19 di Sumut bertambah 92 menjadi 18.500 orang
Nasional|Selasa, 5 Januari 2021, 10:00
Medan, jurnalsumatra.com – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara per tanggal 4 Januari 2021 bertambah 92 sehingga akumulasinya mencapai 18.500 Baca Selengkapnya
Pemkab Badung komitmen akselerasi pembangunan desa
Nasional|Selasa, 5 Januari 2021, 10:00
Badung, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, memfokuskan tiga hal utama yang akan dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam upaya mengakselerasi pembangunan desa Baca Selengkapnya
Semua puskesmas di Mukomuko bentuk tim vaksinasi COVID-19
Nasional|Selasa, 5 Januari 2021, 09:57
Mukomuko, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menyebutkan 17 puskesmas di daerah ini telah membentuk tim yang melaksanakan vaksinasi COVID-19 Baca Selengkapnya
15.000 warga Batang dapat jaminan kesehatan BPJS
Nasional|Selasa, 5 Januari 2021, 09:57
Batang, jurnalsumatra.com – Sebanyak 15.000 warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendapat jaminan kesehatan BPJS yang dibiayai oleh pemerintah daerah dengan alokasi mencapai Baca Selengkapnya
Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulawesi Tengah bertambah 77 orang
Nasional|Selasa, 5 Januari 2021, 09:55
Palu, jurnalsumatra.com – Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming mengatakan pasien COVID-19 yang Baca Selengkapnya












Komentar