oleh

Pemprov – Forum BUMN Babel sepakat berdayakan UMKM terdampak COVID-19

Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Forum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Babel sepakat mengoptimalkan sinergitas dalam pemberdayaan UMKM terdampak COVID-19, guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah itu.

“Kita bersama Forum BUMN sepakat untuk lebih bersinergi membantu pelaku UMKN dalam menghadapi pendemi COVID-19 ini,” kata Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Provinsi Kepulauan Babel, Elviana saat menghadiri pertemuan di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan saat ini terdapat sekitar 180 ribu UMKM terdampak COVID-19 yang perlu dibantu dan dibina yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di provinsi bergelar “Negeri Seumpun Sebalai” itu. Jumlah UMKM tersebut semakin banyak banyaknya warga yang menjalankan usaha secara mandiri setelah adanya kebijakan pengurangan karyawan akibat pandemi.

“Setelah berhenti bekerja akibat pandemi, akhirnya mereka membuka usaha, seperti olahan makanan dan souvernir,” ujarnya.

Pembina Forum BUMN Babel, M Rizki mendukung penuh, sekaligus menyatakan kesiapan BUMN untuk bersinerji dengan Diskop dan UMKM Provinsi Bangka Belitung dalam membantu dan memberdayakan UMKM, karena BUMN selain sebagai badan usaha juga memiliki peran sebagai agen pembangunan untuk mendukung kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Namun M Rizki yang juga Direktur SDM PT Timah itu mengharapkan Diskop dan UMKM Provinsi Bangka Belitung dapat memberikan gambaran mengenai peranan yang dapat dilakukan BUMN.

“Karena setiap BUMN memiliki cara tersendiri. Kalau perbankan ada KUR (kreidt usaha rakyat), BUMN lain ada anggaran kemitraan, juga pembinaan,” katanya didampingi Kabid Humas PT Timah Anggi Siahaan dan Kepala Divisi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Timah Rendi Kurniawan.

Ketua Forum BUMN Babel, Saeful Hadi yang juga Area Head Bank Mandiri Pangkalpinang, perbankan memiliki perhatian khusus dalam pemberdayaan UMKM, terutama melalui KUR.

Ia mencontohkan perhatian besar Bank Mandiri di Babel yang menyiapkan tenaga atau personel yang cukup banyak dalam membantu penyaluran KUR. Tenaga salesnya mencapai 60 orang, sedangkan untuk kredit besar hanya lima orang.

“Kami berharap ada update data dari Diskop dan UMKM Bangka Belitung agar lebih mempermudah perbankan dalam menyalurkan KUR bagi masyarakat yang membutuhkannya,” katanya didampingi Sekretaris Forum BUMN Provinsi Kepulauan Babel, Irwan Arfa.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed