Jakarta, jurnalsumatra.com – Sandal buatan UMKM lokal yang diberi nama X-Time Sandal dipasarkan secara digital sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2021 sebagai kampanye nasional dalam mendorong pelaku UMKM untuk go digital.
“Kami melihat antusiasme masyarakat di dunia digital sudah sangat besar sehingga eksistensi sebuah produk atau brand di dunia digital sangat penting agar dapat menjangkau para konsumennya,” kata pemilik dan penggagas merek XTime Sandal, Alexander, Selasa.
Sebagai pelaku UMKM yang merintis usahanya sejak 2017 ia ingin merespons perkembangan digital yang begitu cepat di mana masyarakat mulai mengandalkan internet, termasuk dalam berbelanja.
Ia ingin mengambil momentum Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan mulai memasarkan produknya secara digital untuk memenuhi kebutuhan alas kaki masyarakat.
“Jika sebelumnya produk hanya dipasarkan melalui reseller yang sudah ada, kini dengan digital bisa menjangkau dan melayani konsumen secara langsung melalui toko resmi di marketplace, sosial media, maupun webstore,” katanya.
Tidak hanya melakukan penjualan dan penawaran berbagai promo, ia juga mulai berstrategi dalam hal digital marketing lain seperti melakukan kampanye digital dan berkreasi dengan konten-konten menarik dan edukatif melalui akun sosial media Instagram, Facebook dan TikTok @xtimesandal.
Alexander sebelumnya dikenal berpengalaman dalam memproduksi sepatu dan sandal untuk berbagai merek besar sejak 2003.
Ia berharap alas kaki lokal yang diproduksinya dapat memenuhi kebutuhan sandal bagi pria dan wanita dari berbagai kalangan dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang tidak mengecewakan.
“Selain itu, desain yang simpel dan timeless juga membuat sandal ini sangat cocok untuk digunakan secara formal maupun kasual,” katanya.
Bahan baku yang digunakan yakni kulit sintetis dan spandex web serta menggunakan outsole dari Thermo Plastic Rubber yang dikenal antislip, awet, dan nyaman ketika dipakai.
Produk lokal tersebut diharapkan dapat meramaikan Gernas BBI 2021 dan lebih meningkatkan kehadiran produk-produk lokal yang inovatif dan memiliki daya saing tinggi dengan memaksimalkan kearifan lokal sebagai ciri khas.
Menparekraf Sandiaga Uno sebelumnya mengatakan Gernas BBI diharapkan bisa mendorong seluruh masyarakat di Tanah Air untuk untuk saling gotong-royong, bergerak bersama dalam membangun pelaku usaha sektor ini dengan mencintai dan membeli produk-produk hasil UMKM.
Gerakan tersebut kemudian dijalankan dengan sinergi aktif dari 13 Kementerian/Lembaga (K/L) di bawah koordinasi Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif.













Komentar