“Semua cabor akan tes event, kita nanti akan cek anggaran itu lagi apakah ada di PB atau di Kementerian atau di Disorda. Karena ada beberapa cabor yang sudah direkomendasikan Disorda maupun Kementerian untuk tes iven. Nanti kita lihat seperti apa. Intinya kita sudah siap untuk gelar tes event itu. Tapi tes event itu akan dilakukan setelah peralatan sudah lengkap dan proses hibah telah tuntas,” pungkasnya.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Alexander Kapisa mengatakan sejumlah venue yang dibangun dari dana APBD maupun APBN, sudah rampung 100 persen.
Kendati demikian, masih diperlukan infrastruktur pendukung lainnya guna memastikan setiap venue tersebut dapat mempertandingkan seluruh cabang olahraga dengan maksimal.
“Makanya kita perlu berkoodinasi dengan dinas terkait untuk mendukung penyelesaian lingkungan yang berada di masing-masing venue. Memang sejumlah venue sudah rampung, tapi masih butuh infrastruktur pendukung seperti penerangan, air bersih, penataan kawasan, dan ini tugas dari SKPD terkait. Contoh untuk dinas pekerjaan umum yang menyiapkan penataan kawasan, air bersih, serta jalan masuk ke masing-masing venue,” jelas Kapisa.(anjas)













Komentar