Kemudian, Sustainable Finance Study Group (SFSG) diaktifkan kembali agar dapat mendorong kesiapan dan kapasitas sektor keuangan dalam mendukung transisi menuju perekonomian yang berkelanjutan.
“Kami berharap forum multilateral dapat terus mendukung upaya pemulihan global. Kami akan menggunakan instrumen fiskal dan terus bekerja sama dengan otoritas moneter untuk memastikan pemulihan yang lebih baik, kuat dan berkelanjutan,” kata Sri Mulyani.
Ia menuturkan pada tahun ini Indonesia sudah terlibat dalam Troika bersama Arab Saudi dan Italia dalam pembahasan agenda pertemuan G20 sebagai wujud peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022.
Menurutnya, hal ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan peran dalam kerja sama internasional termasuk terlibat terkait kepemimpinan global atas kerja sama di bidang ekonomi dan politik internasional.
Sri Mulyani mengatakan Indonesia dapat mendorong agenda dan instrumen yang tepat dan efektif untuk mencapai kepentingan seperti perluasan akses pasar, peningkatan investasi, dan kerja sama mencapai pemulihan ekonomi pascapandemi.(anjas)













Komentar