Presiden Direktur PT Pampas – Nextron Teknologi Indonesia, Lee Ki Sou menyampaikan bahwa upaya perusahaan melakukan ekspor ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk terus memperluas akses pasar. Selain itu mengakselerasi peningkatkan jumlah produksi di dalam negeri guna mendorong daya saing produk nasional.
“Kami juga berkomitmen untuk menambah investasi agar Indonesia tetap sebagai basis produksi untuk pasar dalam dan luar negeri,” ujarnya.
PT Pampas – Nextron Teknologi Indonesia berdiri sejak 2011, dan telah memproduksi berbagai peralatan listrik dan elektronik secara OEM, antara lain Set Top Box, Wifi router, Audio Visual, Remote control dan pemutus sirkuit listrik (Electric MCCB). Adapun produknya telah menembus ke berbagai negara, di antaranya ke Jerman, India, dan Mesir.
“Rencananya bulan ini, kami juga akan mengekspor lagi Set Top Box ke Jerman,” ujar Lee.
PT Pampas – Nextron Teknologi Indonesia juga telah menerima purchase order dari Multilaser (Brasil) sebanyak 500 ribu unit.
Saat ini, perusahaan telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kemenperin dengan TKDN mencapai lebih dari 25 persen pada 2020 untuk produk Set Top Box sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 22 tahun 2020 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Elektronika dan Telematika.
Dalam waktu dekat, perusahaan akan memperkenalkan produk set top box berupa DVB-T2 Receiver dengan merek dagang Nextron untuk pasar Indonesia. Produk ini dalam proses sertifikasi TKDN Kemenperin dan akan melakukan proses pendaftaran untuk sertifikasi EWS dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta sertifikasi EMC dari Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kemenperin, Bandung.
“Perusahaan berharap produk Nextron dapat membantu pemerintah dalam program Analog Switch Off dengan produksi Set Top Box yang ber-TKDN dan berkualitas tinggi dengan harga kompetitif,” kata Lee.(anjas)













Komentar