Jika tanah terdaftar secara daring di sistem, lanjut dia, akan lebih mudah ditemukan data tanahnya dibandingkan dengan data manual dan dengan keamanan data yang berlapis. “Hal ini tentunya bisa mengurangi kecenderungan sertifikat tanah ganda bahkan mafia tanah,” kata Edward.(anjas)
Kementerian ATR/BPN utamakan keamanan sertifitat tanah elektronik

News Feed
29 pasien COVID-19 Belitung Timur sembuh
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 12:24
Manggar, Babel, jurnalsumatra.com – Data Pusat Informasi Perkembangan Kasus COVID-19 Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 29 pasien dinyatakan sembuh Baca Selengkapnya
Pemkab Pamekasan laporkan tambahan 11 pasien COVID-19 di awal 2021
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 12:23
Pamekasan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melaporkan tambahan 11 pasien baru COVID-19 di hari pertama Tahun 2021 yang berasal Baca Selengkapnya
Siber Bareskrim tangkap pembuat video parodi lagu Indonesia Raya
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 12:21
Jakarta, jurnalsumatra.com – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka MDF alias Faiz Rahman Simalungun (16 tahun) di daerah Cianjur, Baca Selengkapnya
Vaksin dan upaya Indonesia atasi pandemi COVID-19
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 12:21
Jakarta, jurnalsumatra.com – Indonesia akan memasuki fase baru dalam penanganan pandemi COVID-19, yakni pemberian vaksin kepada anggota masyarakat. Diyakini hanya ada dua Baca Selengkapnya
Total 297 pasien COVID-19 di Bangka Tengah dinyatakan sembuh
Nasional|Sabtu, 2 Januari 2021, 12:17
Koba, Babel, jurnalsumatra.com – Sebanyak 297 pasien COVID-19 di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dinyatakan sembuh dari infeksi SARS-CoV-2. Data Baca Selengkapnya












Komentar