“Jadi melalui gasification ini per hari minimal 1.000 ton sampah yang diolah menjadi listrik. Dan mesin ini bekerja selama 24 jam tidak berhenti, tapi memang dalam satu tahun itu ada beberapa hari masa pemeliharaan. Jadi saat itu mesin berhenti tidak beroperasi sama sekali, supaya tidak rusak,” kata Anna.
Saat ini, Anna menyebut, sampah yang dihasilkan Kota Surabaya mencapai sekitar 1.500 ton per hari, sedangkan jenis sampah yang diolah di TPS Benowo adalah sampah domestik atau rumah tangga. Sementara untuk jenis sampah, seperti limbah mebel diolah kembali di lokasi lain, seperti di galeri milik pemkot.
“Jadi tidak semua jenis sampah masuk ke sini. Sebelum sampah masuk ke TPA Benowo itu kami pilah-pilah dulu di TPS (tempat pembuangan sampah). Ada sebanyak 190 TPS di Surabaya,” kata dia.(anjas)












Komentar