Namun, Arif juga mengingatkan mitra dagang lain seperti India justru mengalami pemburukan dalam kasus pandemi COVID-19 sehingga bisa mempengaruhi perdagangannya dengan Indonesia.
“Negara-negara utama di Uni Eropa juga masih mengalami pertumbuhan yang negatif. Sehingga pemerintah masih mencermati perkembangan dan melakukan langkah-langkah antisipasi yang diperlukan,” ujarnya.(anjas)











![Oleh: [Novendra Jali Saketi, M.Pd]](https://www.jurnalsumatra.co/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250903_185230-150x150.jpg)

Komentar