“Jangan sampai simulasi PTM terbatas bermasalah dan menimbulkan penyebaran COVID-19. Keberhasilan simulasi PTM terbatas ini sebagai landasan mengajukan izin pelaksananaan PTM kepada gugus tugas,” kata Arif.
Ia meminta pihak sekolah sudah menyiapkan manajemen risiko penyebaran COVID-19. Contoh bila ada ada kasus seorang siswa saat dicek kondisi suhu badan normal, tapi tiba-tiba mengeluh mual dan pusing selama proses PTM.
“Tindakan apa terhadap berangkutan yang dilakukan Satgas COVID-19 bila menemukan siswa yang mengalami kejadian seperti mual dan pusing. Kami minta sekolah sudah menyiapkan manajemen risiko dalam penanganan kondisi tersebut,” katanya.(anjas)











![Oleh: [Novendra Jali Saketi, M.Pd]](https://www.jurnalsumatra.co/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250903_185230-150x150.jpg)

Komentar