oleh

Melihat lagi momen penting 16 tim lolos ke fase gugur Euro 2020

Tipu daya Grealish dan keberanian dia menghadapi risiko membuat Inggris terlihat lebih hidup, dan ini bisa menjadi momentum untuk Three Lions.

KROASIA. Pertandingan ketiga melawan Skotlandia yang berakhir 3-1 bukan saja mengantarkan Kroasia ke 16 besar, namun pesan kepada semua lawan bahwa Luka Modric belum selesai.

Pengalaman dan kepiawaiannya dalam menyetel irama permainan, serta produktivitas golnya, adalah peringatan bahwa Kroasia sudah siap untuk kembali memberi kejutan seperti ketika mereka menjadi runner up Piala Dunia 2018.

Sihir Ronaldo

REPUBLIK CEKO. Tim ini melenggang ke enam belas besar karena menjadi peringkat ketiga terbaik akibat kalah selisih gol dari Kroasia. Laga kedua melawan Kroasia yang berakhir seri 1-1 adalah yang membuat tim ini merasa aman dan kemudian dipastikan masuk 16 besar sebelum menjalani laga kedua ini karena diketahui perolehan poinnya lebih banyak dari dua tim berperingkat ketiga yang baru menyelesaikan laga terakhirnya.

Dan sekali lagi Patrik Schick bersinar lewat eksekusi penalti yang menyamakan kedudukan 1-1. Sudah tiga gol dia ciptakan selama Euro 2020. Dia masih akan menjadi faktor terpenting Ceko dalam melawan Belanda.

SWEDIA. Pertandingan ketiga melawan Polandia yang berakhir 3-2 adalah yang paling menentukan citra Swedia yang unit serangnya ternyata sama menyeramkan dengan lini pertahanannya.

Meski sudah memastikan diri ke 16 besar sebelum laga melawan Polandia kickoff, Swedia tampil lebih menyerang dari sebelumnya. Dan Viktor Claesson membuat dua gol Robert Lewandowski tak punya arti apa-apa selain untuk dirinya sendiri.

SPANYOL. Pertandingan ketiga Slovakia yang berakhir 5-0 adalah cara La Roja total membungkam mereka yang mengkritik tumpulnya serangan Spanyol.

Jika pelatih Luis Enrique menyebut kemenangan ini sebagai botol sampanye yang mulai dibuka untuk sebuah pesta besar di mana nanti Spanyol yang menjuarai turnamen ini, maka sesumbar ini tak berlebihan. Faktanya Spanyol sempurna dalam laga yang memastikan mereka ke 16 besar ini.

PRANCIS. Walau pertandingan ketiga melawan Portugal juga sangat menarik untuk disaksikan, pertandingan kedua melawan Hungaria yang juga berakhir seri yang malah meletakkan fondasi untuk lolosnya Les Bleus ke 16 besar.

Dalam laga ini Prancis tidak hanya efisien dan terencana seperti biasa, tetap juga jauh lebih gencar dalam menyerang. Duet Kylian Mbappe dan Karim Benzema memang tak menciptakan gol, tapi sulit untuk dibantah karena faktor Dewi Fortuna yang tak berpihak kepada Prancislah yang membuat tim asuhan Didier Deschamps tak bisa memenangkan laga ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed