oleh

Era Graharealty dan Bank Multiarta melantai bareng di bursa

IPO tersebut dibarengi dengan penerbitan warrant 1:1 alias satu lembar saham IPO mendapatkan satu lembar waran yang dapat dikonversi menjadi saham mulai Januari 2022 sampai Juni 2022 dengan harga Rp3.500 per saham.

Direktur Utama MASB Ho Danny Hartono mengatakan, IPO tersebut merupakan langkah penguatan permodalan guna mendukung pengembangan bank ke depan dan memenuhi kewajiban modal disetor minimal Rp3 triliun seperti disyaratkan oleh OJK melalui ketentuan POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

“Sebanyak 85 persen dari IPO ini akan digunakan untuk penguatan permodalan dalam pengembangan kredit dan 15 persen digunakan untuk pengembanan layanan digital banking perseroan,” ujar Danny.

Pada perdagangan saham perdana, harga saham IPAC terpantau naik 12 poin atau 10 persen ke posisi Rp132 per saham. Sedangkan harga saham MASB meningkat 840 poin atau 25 persen ke posisi Rp4.200 per saham.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed