Jakarta, jurnalsumatra.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan berperan aktif di masa Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat lewat percepatan pelaksanaan vaksinasi dengan memaksimalkan keberadaan perguruan tinggi negeri pariwisata yang berada di bawah naungan Kemenparekraf serta didukung industri.
“Kita akan gunakan kekuatan kita apapun itu termasuk Poltekpar (Politeknik Pariwisata) untuk menjadi sentra vaksinasi, karena benteng pertama yang bisa kita lakukan menghadapi COVID-19 adalah vaksinasi selain juga penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dikutip dari siaran resmi, Rabu.
“Kita harus tetap yakin bahwa di balik kesulitan pasti akan ada kemudahan. Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan doa bersama. Berdoa juga merupakan salah satu cara untuk dapat menaikkan imunitas kita,” kata Sandiaga.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Ia menyampaikan bahwa saat ini kita juga harus dapat saling mengingatkan keluarga maupun rekan untuk tetap berhati-hati. Tetap berkegiatan di rumah dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.
“Tetap hati-hati untuk keluarga, saling menjaga, dan tetap berpikir positif. Di sini kita mendoakan dan support selalu,” kata Angela.
Terkait percepatan pelaksanaan vaksinasi, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Henky Manurung, menjelaskan, dalam waktu dekat vaksinasi akan dilakukan di perguruan tinggi negeri di bawah naungan Kemenparekraf.
“Poltekpar Bandung yang akan bekerja sama dengan PHRI juga di Poltekpar Medan. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan segera,” kata Henky Manurung.
Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga dan Angela menyemangati para pegawai di kementerian yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri maupun perawatan akibat COVID-19.
“Saya ingin memberi semangat kepada seluruh pejuang COVID-19 agar tetap semangat menjalani isolasi mandiri baik di rumah maupun di fasilitas kesehatan. Saya selalu mendoakan agar segera diangkat penyakitnya dan disembuhkan. Doa itu adalah kekuatan kita dan saya yakin badai pasti segera berlalu sehingga dapat sembuh dan beraktivitas kembali membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.
Dia memberi semangat dan menyampaikan doa agar pegawai juga seluruh masyarakat yang saat ini tengah berjuang melawan COVID-19 agar segera pulih. Di tengah meningkatnya angka penyebaran COVID-19, tercatat ada 129 pegawai Kemenparekraf yang terkonfirmasi positif COVID-19. Kemenparekraf telah menerapkan kebijakan 100 persen bekerja dari rumah.











![Oleh: [Novendra Jali Saketi, M.Pd]](https://www.jurnalsumatra.co/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250903_185230-150x150.jpg)

Komentar