Sedangkan Septiana Zuraida yang tadinya sebagai Kepala Dinas Kearsipan menjadi Fungsional Arsiparis Ahli Utama pada Pemprov Sumsel. Di tempat terpisah beberapa ketua markas cabang kabupaten dan kota Ormas LASKAR MERAH PUTIH Se Sumatera Selatan ketika di mintai tanggapannya, menyatakan dukungannya dan siap mensukseskan program kearsipan pemrov sumsel. Lain halnya dengan Satoto Waliun Kamarcab LMP Muba, sedikit kecewa atas kebijakan Gubernur Sumsel terkait mutasi jabatan KAMADA LMP SUMSEL Prof.Dr.H.M.Edward Juliartha.MM, yang di beri jabatan baru sebagai Kadis Arsip. “Akademisi keilmuan khok diberi jabatan Kadis Arsip, anehkan,”Ujar Totok. (Rafik Elyas/tim).
Kamarcab LMP Muba Kecewa Dengan Kebijakan Gubernur

News Feed
SMB_IV Apresiasi Novel Alea And the Forgotten Empire
Palembang|Minggu, 28 Februari 2021, 21:48
Palembang, jurnalsumatra.com – Makasar International Writers Festival (MIWF) berkolaborasi dengan Proyek Rethinking Culture, Waseda University Tokyo mengelar Comic Talk yang merupakan alihwahana Baca Selengkapnya
SMB_IV Pimpin Ziarah Makam Sultan Palembang Darussalam
Palembang|Jumat, 26 Februari 2021, 21:22
Palembang, Jurnalsumatra.com – Sebagai rangkaian Milad Kesultanan Palembang Darusalam (KPD) ke 355 tahun dan sekaligus Milad Kebangkitan Kembali Kesultanan Palembang Darussalam Ke-18, Baca Selengkapnya
Persiapkan Liga Internal Sriwijaya FC Gelar Festival U-12
Palembang|Jumat, 26 Februari 2021, 16:42
Palembang, jurnalsumatra.com – Manajemen Sriwijaya FC berencana menggelar liga internal Sriwijaya FC bertajuk SFC Champions League, Mei mendatang. Untuk itu sebagai tes Baca Selengkapnya
BPOM Palembang Targetkan Penurunan Tingkat Pelanggaran 2021
Palembang|Kamis, 25 Februari 2021, 20:00
Palembang, jurnalsumatra.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Palembang gelar sosialisasi penyebaran informasi produk omkaba dalam rangka media gathering Baca Selengkapnya
Fitri Ultimatum Pedagang Nakal Pasar Yada Kalidoni
Palembang|Kamis, 25 Februari 2021, 11:33
Palembang, jurnalsumatra.com – Wakil Walikota Palembang Fitirianti Agustinda memberi ultimatum kepada pedagang yang nakal, menjual kebutuhan makanan yang mengunakan bahan kimia berbahaya. Baca Selengkapnya












Komentar