oleh

Pemerintah perkenalkan Strategi Jangka Benah guna tata sawit di hutan

Ia berharap SJB ke depan tidak lagi menempel pada perizinan lain dan dapat dibuatkan peta indikatif. Selain itu, kata dia, SJB juga agar terus disosialisasi, hingga bisa memberikan kontribusi, kesejahteraan, serta penghasilan lebih besar daripada sistem monokultur.

“Masyarakat itu sederhana, nggak perlu ganti-ganti sistem. Yang penting apa yang masyarakat tanam itu ada optekernya atau pasarnya langsung masuk. Kalau tidur tapi sambil nanam sawit, orang yang beli datang. Kalau sengon, kita harus menawarkan. Ini adalah substansi dari semua sistem itu agar kita bisa sejahterakan masyarakat,” katanya.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed