Iskandar memaparkan, rincian usulan-usulan kegiatan pembangunan yaitu jumlah Pokir sebanyak 3.155 usulan, RKPD hasil forum Perangkat Daerah sebesar Rp 5.537.725.387.373 terdiri dari 92 SKPD, 39 program, 308 kegiatan dan 927 sub kegiatan, usulan Musrenbang kecamatan sebanyak 943 usulan. Penyusunan Renja dan RKPD tahun 2023 telah mengacu pada dokumen rencana pembangunan daerah Kabupaten Muba tahun 2023-2026.
“Tahun 2023 pembangunan masih diprioritaskan pada peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan. Pada tahun 2021 angka kemiskinan Kabupaten Muba masih mencapai 15,84% dan menurun dibandingkan tahun 2020, namun masih dibutuhkan upaya untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan hingga satu digit,”Terangnya.
Dari pantauan, Musrenbang RKPD dengan mengambil tema Meningkatkan Produktivitas dan Hilirisasi Komoditas Unggulan yang Berkelanjutan, itu di buka secara resmi oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi, dengan di hadiri Wakil Ketua DPRD Muba Jhon Kanedi SH, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Peluppesy SH SIK, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Ketua Pengadilan Agama Waluyo SAg MHI, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Camat.
Kemudian Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Muba Susy Imelda Beni beserta pengurus TP PKK dan pengurus DWP Kabupaten Muba, Tokoh Masyarakat, tokoh agama dan perwakilan Perguruan Tinggi di lingkungan Pemkab Muba. Selain itu juga dihadirkan sebagai narasumber Peneliti Basic Income Lab Research Centre For Climate Change Universitas Indonesia Dr Sonny Mumbunan dan Fungsional Ahli Madya Bappeda Provinsi Sumsel Sriwidayati. (Rafik Elyas)













Komentar