oleh

Ketua TP-PKK Melauching Desa Ramah Perempuan dan Perduli Anak

Banyuasin, Jurnalsumatra.com – Upaya mengintegrasikan perspektif gender dan hak-hak anak, kedalam tata kelola penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Pembangunan Desa. Ketua TP PKK Banyuasin Hj. Merry Hani Rustam launching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

Bertempat di Desa Sembawa Mulya Kecamatan Sembawa, kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/11/2023), Pembentukan model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) itu, digagas langsung Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2PAP2KB) Banyuasin.

Ketua TP PKK Hj. Merry Hani Rustam dalam kegiatan itu menyampaikan, pembentukan program itu sesuai dengan 5 arahan Presiden RI, tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan keputusan Menteri PPPA RI nomor 17 Tahun 2021, tentang penetapan Kabupaten Kota wilayah model desa ramah perempuan dan peduli anak.

Adapun tujuan dari program tersebut adalah untuk pembangunan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) di Desa Sembawa Mulya. Karena saat ini Pemerintah berkomitmen menguatkan desa, sebagai desa berdaya saing untuk mewujudkan 18 indikator Sustainable Development Goals (SDGs), ucap Merry.

“Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ini, tentu sangat mendukung upaya percepatan penurunan stunting dan penuntasan perkawinan anak usia dini di setiap desa. Desa Sembawa Mulya sendiri terpilih menjadi model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang ke 5,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Sembawa Drs. Erman Taufik, MM menyampaikan saat ini Desa Sembawa Mulya telah menjadi salah satu contoh desa ramah perempuan dan peduli anak, dalam memenuhi hak-haknya dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi serta tersedia sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.

“Melalui program ini kami menjadikan kaum perempuan di Kecamatan Sembawa sebagai perempuan yang hebat dibelakang pria yang kuat. Akan tetapi lebih dari itu kami ingin perempuan yang ada di setiap desa mampu menjadi motivator dan agen perubahan yang inspiratif,” ungkapnya. (SON)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed