MURATARA, JURNAL SUMATRA – Sempat tidak beroperasi selama 1 tahun lebih, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) kini sudah berjalan seratus persen selama dibawa naungan Junius Wahyudi selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Kabid cipta karya bidang tata bangunan dan perumahan pada Dinas PUPR Kabupaten Muratara, Rokip menjelaskan, pada tahun 2021, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Dapo terpaksa berhenti beroperasi setelah intake utama tersapu banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
“Banjir yang datang tiba-tiba membawa arus yang sangat kuat, sehingga intake yang menjadi sumber utama pengaliran air untuk masyarakat Karang Dapo ikut hanyut terbawa arus,“ kata Rokip.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Muratara, bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, segera merespons kejadian ini dengan lakukan pengusulan bantuan untuk pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.
“Pada tahun 2022, usulan tersebut mendapatkan persetujuan, dan SPAM Karang Dapo mulai menerima bantuan berupa pembangunan intake baru yang didanai oleh Kementerian PUPR. Proses pembangunan dilakukan dengan koordinasi yang dipimpin oleh Bapak Yudi sebagai penanggung jawab utama proyek ini,“ jelas Rokip.
Selama tahun 2023, fokus utama dialihkan pada peningkatan dan perbaikan prasarana SPAM Karang Dapo agar bisa segera beroperasi kembali. Lanjut dia, berkat kerja keras tim PU-PR dan pihak terkait lainnya, pembangunan selesai tepat waktu, dan akhirnya, di penghujung tahun 2023, SPAM Karang Dapo kembali beroperasi normal.
“Kini, 100 persen pelanggan di wilayah tersebut telah menikmati hasil dari pembangunan ini, dengan akses air bersih yang lebih baik dan andal. Perbaikan ini tidak hanya mengembalikan operasional SPAM Karang Dapo, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat yang sempat terdampak oleh terhentinya pasokan air bersih selama masa pembangunan.“ tutup Rokip. (AkaZzz)










Komentar