LAHAT, JURNAL SUMATRA – Akibat batubara dari truk milik perusahaan STL tumpah di ruas jalan lintas Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, arus lalu lintas alami kemacetan panjang. pada Selasa (23/9/2025) malam.
Peristiwa bermula saat mobil truk yang dikemudikan sopir STL ditabrak oleh kendaraan lain, yang diduga milik CPS. Dari benturan ini, menyebabkan bak belakang truk terbuka, hingga muatan batubara tumpah di badan jalan lintas.
“Namun, yang kita sesalkan usai kejadian, kendaraan diduga milik CPS langsung melarikan diri,” ungkap Kapolsek Merapi Barat, IPTU Chandra Kirana SH., MH. Rabu (24/9/2025)
Karena menimbulkan kemacetan, jelas dia personel gabungan dari Polsek Merapi Barat, Koramil Merapi dan Unit Satlantas Polres Lahat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap berjalan.
“Tumpahan batubara yang menutupi jalan, membuat warga sekitar menghentikan laju kendaraan truk batubara tersebut, menuntut pihak STL segera bertanggung jawab untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material,” tambahnya.
Setelah dilakukan upaya pembersihan, kata dia lagi, pada Rabu dini hari (24/09/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, jalur lalu lintas kembali normal.
“Sinergi antara aparat kepolisian, TNI, dan warga setempat memastikan penanganan kejadian berlangsung tertib dan lancar, sehingga potensi gangguan lalu lintas dapat diminimalisir,” tandasnya.
“Pada saat itu, juga sempat melintas iringan bapak Bupati Lahat H. Burza Zarnubi SE yang hendak melintas dari arah Muara Enim menuju Lahat dan meninjau lokasi tumpahan sumber kemacetan,” tambahnya. (D1N)











Komentar