oleh

Kabupaten Banyuasin Optimis Bebas Rabies Tahun 2028

Banyuasin, Jurnalsumatra.co – Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day 28 September, Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin berkomitmen untuk mendeklarasikan Kabupaten Banyuasin Bebas Rabies (Beberes) pada tahun 2028 mendatang.

Bertempat di halaman Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin, Senin (29/9) dan sekaligus launchingnya program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani/pekerja sawit mandiri Kabupaten Banyuasin tahun 2025.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin, Ir. H.M. Syahrial, M.T., berbagai kepala OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Banyuasin, jajaran Forkopimda, BPJS Ketenagakerjaan, Camat se-Kabupaten Banyuasin, dan para tamu undangan.

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra, Dr. Ir. Izro Maita, M.Si., dalam sambutanya mengatakan, bahwasanya rabies itu merupakan salah satu penyakit yang mematikan, berasal dari hewan sekitar kita seperti contohnya kucing, anjing, monyet, dan hewan berkuku lainnya.

“Rabies sendiri merupakan penyakit salah satu penyakit yang mematikan yang dapat terjangkit melalui cakaran, gigitan, dan biasanya terjadi pada hewan seperti anjing, kucing, hingga monyet,” ujar Izro.

Oleh karena itu agar kedepan di Kabupaten Banyuasin bersih dan masyarakat bebas dari ancaman terkena atau terjangkit rabies, untuk itu pihaknya akan rutin melakukan penindakan terhadap binatang liar yang menjadi sumber penyakit tersebut, dengan tujuan tahun 2028 Kabupaten Banyuasin bebas dari Rabies, tutupnya. SON

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed