Banyuasin, Jurnalsunatra.co – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH.,MH diwakili Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M.,M.B.A, IPU, ASEAN, Eng secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2025.
Berlangsung di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (30/9), menunjukan Pemkab Banyuasin secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program reforma agraria untuk menyelaraskan strategi, memetakan pontensi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), dan mempercepat penyelesaian sengketa pertanahan untuk kepentingan masyarakat.
Erwin Ibrahim Sekretaris Daerah Banyuasin dalam sambutannya mengatakan, saat ini reforma agraria menjadi salah satu gagasan dan kebijakan yang relevan, bagi pembangunan nasional di Indonesia. Sesuai dengan program kerja Presiden Prabowo yang dirumuskan dalam asta cita salah tentang pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Dimana dalam rancangan rencana Pemerintah Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, hal itu sejalan dengan tujuan reforma agraria. Maka dari itu dia minta agar semua anggota Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) berperan aktif dalam merumuskan pemikiran, gagasan dan langkah-langkah yang terbaik dalam menetapkan sumber-sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), terangnya.
“Adapun hal yang perlu dilakukan adanya seperti penyelesaian permasalahan pertanahan, penyediaan sumber bank tanah, penyelesaian objek-objek plasma dan pelepasan kawasan hutan,” tegas Sekda Banyuasin. SON













Komentar