Banyuasin, Jurnalsumatra.co– Menjadi Kabupaten penghasil gabah terbesar ke-2 tingkat nasional, Kabupaten Banyuasin dijadwalkan akan menjadi tuan rumah pada acara Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa (Kelompencapir) yang saat ini dimodifikasi dengan nama Inspirasi Tani.
Bukan tanpa alasan, Kabupaten Banyuasin dipilih mewakili Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), karena prestasi sebagai penghasil gabah nomor 2 di Indonesia saat ini. Dimana Kelompencapir sendiri merupakan program yang berhasil mendukung swasembada pangan Nasional.
Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim dalam sambutanya membuka rapat koordinasi bersama seluruh OPD Kabupaten Banyuasin mengatakan, Program Kelompencapir diharapkan dapat bermanfaat, terutama dalam hal peningkatan bahan baku sawah dan memberikan wawasan bagi para petani tentang bagaimana cara bertanam yang baik, penggunaan pupuk, dan teknik-teknik lainnya.
Untuk itu pihaknya akan menindaklanjuti Rakor yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, dalam rangka perencanaan dan kelancaran acara, dan yang lainya yakni untuk membahas teknis pelaksanaan, lokasi, dan rencana kegiatan Kelompencapir yang dilaksanakan di Banyuasin, terang Sekda.
“Pada semester 3 tahun 2025 ini, Banyuasin telah memproduksi 1.8 juta ton beras dan menjadi nomor 2 terbesar. Diharapkan ini terus bertambah sampai diakhir tahun dan mencapai diatas 3 juta ton beras, dengan adanya Kolompencapir diharapkan bisa menjadi sarana komunikasi efektif antara Pemerintahan Banyuasin dan Petani,” tutupnya. SON









Komentar