oleh

Bupati Yulianto Resmikan Kantor AJO Pasbar, Momen Perkuat Sinergi Antara Pemda dan Insan Pers

PASAMAN BARAT, JURNAL SUMATRA – Bupati Pasaman Barat, Yulianto meresmikan Kantor Perkumpulan Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar) yang berlokasi di kawasan Taman Tematik, Sabtu (10/1/2026) malam.

Peresmian tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

Kegiatan peresmian dihadiri Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, perwakilan Polres Pasaman Barat Kabag Ops Kompol Muzhendra, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Maspeni Saragih, dan sejumlah OPD terkait serta pemangku kepentingan lainnya. Turut hadir jajaran pengurus serta dewan penasihat dan dewan pengarah AJO Pasbar.

Susunan Dewan Penasihat AJO Pasbar terdiri atas Zulkifli NST, Hendrison, Mai Irwan, dan Andi Arif. Sementara Dewan Pengarah dijabat oleh Edi. Kepengurusan AJO Pasbar diketuai oleh Fadli, dengan wakil ketua Yuheldi dan Wisnu Utama, sekretaris Kasri dan Roni Pasrah, serta bendahara Safriandi.

Bupati Yulianto dalam sambutan dan arahannya menegaskan pentingnya peran pers sebagai jembatan informasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, media memiliki fungsi strategis dalam mensosialisasikan kebijakan, program kerja, dan layanan publik agar dapat diketahui masyarakat secara cepat dan luas.

“Pers juga menjadi ruang penyaluran aspirasi masyarakat, baik berupa saran maupun kritik, yang mungkin tidak tersampaikan melalui jalur birokrasi formal,” kata Yulianto.

Lebih lanjut, ia menekankan fungsi pers sebagai kontrol sosial dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Melalui pemberitaan yang objektif dan kritis, pers diharapkan mampu mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pelaksanaan pembangunan, sekaligus menjaga keseimbangan kekuasaan melalui mekanisme check and balance.

Dalam konteks edukasi publik, Bupati Yulianto menyebutkan bahwa pers memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya dalam melawan penyebaran hoaks di era digital. Media yang profesional dinilai mampu menjadi sumber informasi terpercaya dan berkontribusi menjaga stabilitas daerah.

“Sinergi yang profesional antara Pemda dan pers juga berperan dalam membangun citra positif daerah, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempromosikan potensi investasi, pariwisata, dan prestasi Pasaman Barat,” tambahnya.

Yulianto berharap AJO Pasbar tidak hanya berkiprah di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu berkontribusi di tingkat provinsi hingga nasional dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed