OGAN ILIR, JURNAL SUMATRA – Gubernur Herman Deru mengapresiasi inisiasi Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, membentuk Program BELIDA (Bersih, Lingkungan dan Asri) mendukung program pemerintah untuk lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru pada acara launching program tersebut di Terminal 32 Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu ( 28/02/2026).
Lebih lanjut dikatakan, Program ini mengambil nama ikan, ikon Kota Palembang sebagai wujud dukungan Polda Sumsel terhadap program Presiden Prabowo yakni Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Di Kota Palembang ada ciri khas Ikan Belida yang telah menjadi ikon, jadi program ini menggunakan nama ikan tersebut,” terangnya.
Menurut Herman Deru, Program BELIDA ini sangat parsial karena mencakup keseluruhan.
“Disini kita berbicara soal 3R, yakni, reuse, reduce, dan recycle. Bagaimana cara mengelola sampah dengan baik dan bermanfaat,” tandasnya.
Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan bahwa Progam ini merupakan bentuk sinergitas antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten kota.
“Program ini kita lakukan di 17 kabupaten kota di wilayah Sumsel,” ungkapnya.
Di kesempatan sama, Kapolda Sumsel ini juga mengajak semua pihak untuk mewujudkan upaya pemerintah yakni zero lubang khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir utamanya untuk jalan yang akan dilalui arus mudik nanti.
“Semoga seluruh program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat,” pungkasnya. (van)










Komentar