LAHAT, JURNAL SUMATRA – Entah setan apa yang telah merasuki pikiran korban MH (30) warga Desa Gunung Kembang, Kecamatan Tanjung Sakti PUMI, Kabupaten Lahat ini. Usai melakukan Video Call (VC) dengan BAD istrinya, lalu tak lama kemudian didapat informasi bahwa korban telah tewas dalam kondisi gantung diri. Rabu (15/4/2026) sekira pukul 13.30 WIB.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK., MIK, didampingi Kapolsek Tanjung Sakti IPTU Agus Santoso SH, melalui Kasi Humas AKP Mastoni SE, disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, AIPTU Liespono SH, membenarkan ada kejadian warga Desa Gunung Kembang yang tewas dalam kondisi gantung diri.
“Benar, setelah menerima informasi dari warga, PS Kanit Reskrim Polsek Tanjung Sakti PUMI dan anggotanya langsung ke TKP. Disana, ditemukan korban telah meninggal dunia dalam kondisi gantung diri dirumahnya,” ungkap Liespono.
Diketahui awalnya, diceritakan Liespono, korban sering berselisih dengan BAD istrinya, lalu sang istri pergi dari rumah membawa anaknya selama dua (2) hari ke rumah orang tua BAD di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Sakti PUMI, Lahat.
“Lalu tadi siang sekira pukul 13.30 WIB, saksi HK ditelp oleh istri korban memberitahukan bahwa suaminya MH lah Bekujut (gantung diri). Kemudian, saksi HK bersama Kades Gunung Kembang langsung ke rumah korban,” terangnya.
Setiba dirumah korban, jelasnya lagi, saksi HK bersama Kades mendobrak pintu rumah korban dan menemukan MH tergantung di kayu plafon rumah dengan seutas tali nilon warna merah.
“Melihat hal tersebut, Pemerintah setempat dan warga sekitar menghubungi pihak Polsek Tanjung Sakti dan Puskesmas Tanjung Sakti PUMI untuk dilakukan pemeriksaan awal,” tandasnya.
Informasi dari Kades, lanjutnya, sebelum korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, korban sedang Video Call (VC) dengan BAD istrinya, kemudian istri korban menelpon Kades menyampaikan bahwa suaminya telah gantung diri.
“Atas peristiwa tersebut, keluarga korban telah menerima kejadian yang menimpa almarhum dan menyatakan keluarga korban tidak meminta proses autopsi lebih lanjut,” pungkasnya. (D1N)













Komentar