oleh

Gubernur HD: Banyuasin Telah Terbukti Sebagai Kabupaten Berprestasi

Banyuasin, Jurnalsumatra.co- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Banyuasin ke-24, dengan agenda Rapat Paripurna Istimewa bersama DPRD Banyuasin, turut hadir Anggota DPR RI, Hj. Kartika Sandra Desi, Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, SH, Ketua DPRD Muba, Afitni Junaidi Gumay. SE, dan Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Feby Herman Deru.

Berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Banyuasin, pada Jumat (10/04/26) itu rapat paripurna istimewa dibuka dan dipimpin langsung Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais, S.M, dengan mengusung tema “Terus Gotong Royong Untuk Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera Berkelanjutan,”.

Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH didampingi oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP dan Sekretaris Daerah, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN.Eng dalam sambutanya menyatakan, bahwa usia 24 tahun adalah fase kematangan.

Dimana pada 7 Februari 2026 kemarin, Kabupaten Banyuasin sendiri, resmi dinobatkan oleh Presiden sebagai Kabupaten dengN peringkat pertama produsen padi terbesar di Indonesia. Ini merupakan hasil sinergi penuh antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi Sumsel, dan DPR RI. Saat ini, terangnya.

“Banyuasin juga menjadi magnet investasi global bagi Investor asing, dan hal itu mulai masuk untuk membangun pabrik bio avtur, pakan ternak, hingga revitalisasi air bersih,” sambung Askolani.

Askolani menambahkan hasil ini juga andil besar dari jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, dan sinergi yang sangat baik dengan forkopimda Banyuasin, karena kita juga akan dibangunnya Pelabuhan Tanjung Carat.

Sementara itu Gubernur Herman Deru mengungkapkan, mengapresiasi tinggi terhadap produktivitas padi Kabupaten Banyuasin, karena ini telah mampu melampaui daerah-daerah sentra di Pulau Jawa.

Prestasi ini mengukuhkan posisi Sumatera Selatan, sebagai penyuplai beras nomor tiga terbesar di Indonesia. Kabupaten Banyuasin di usia 24 tahun telah membuktikan diri sebagai kabupaten berprestasi, timpalnya.

“Angka kemiskinan menurun drastis, dan produksi padinya luar biasa, saya berharap operasional pabrik-pabrik baru, serta progres Pelabuhan Tanjung Carat akan semakin mendongkrak geliat ekonomi, serta menyerap tenaga kerja lokal secara masif,” ujar Herman Deru.

Ia juga berpesan agar aparatur pemerintah tetap inovatif, dalam menghadapi tantangan zaman dengan menekankan pentingnya pelayanan publik yang ramah, serta pendekatan humanis dalam meningkatkan kesadaran pajak masyarakat, tutupnya. SON

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed