oleh

Kabar Baik, Bupati Muratara: Silakan Messenger Saya atau Datang Langsung ke Rumah, Asal Objektif

MURATARA, JURNAL SUMATRA – Pasca bencana alam banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) beberapa waktu lalu, Bupati Muratara Devi Suhartoni memastikan pemerintah daerah terus bergerak cepat dalam menangani dampak pasca bencana, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur masyarakat.

Bupati Muratara menegaskan, Pemerintah Kabupaten Muratara bersama seluruh puskesmas dan RSUD telah diinstruksikan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, guna mengantisipasi munculnya berbagai penyakit yang kerap terjadi setelah banjir.

“Biasanya habis banjir akan muncul penyakit seperti demam, diare, hingga demam berdarah akibat nyamuk. Karena itu seluruh puskesmas dan RSUD kami siagakan untuk melayani masyarakat,” ujar Devi Suhartoni.

Selain fokus pada pelayanan kesehatan, pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan terhadap berbagai kerusakan akibat banjir, mulai dari rumah warga, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya untuk segera dianggarkan dan diperbaiki.

“Saat ini kami juga sedang mendata rumah rusak, jembatan, dan infrastruktur lain agar segera diperbaiki melalui penganggaran pemerintah,” tambahnya.

Di bidang pendidikan, Devi Suhartoni kembali menegaskan komitmennya terhadap program sekolah gratis di Muratara. Menjelang tahun ajaran baru, ia memastikan tidak boleh ada anak yang gagal sekolah hanya karena persoalan biaya.

Menurutnya, sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Muratara, pemerintah daerah telah membebaskan biaya masuk sekolah untuk tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP. Bahkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu juga diberikan bantuan perlengkapan sekolah seperti baju dan tas.

“Saya minta masyarakat jangan takut menyampaikan kendala. Kalau ada anak yang belum bisa masuk sekolah karena biaya atau persoalan lain, silakan messenger saya atau datang langsung ke rumah saya, tetapi harus objektif dan jangan memarahi orang lain,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Muratara untuk tetap bersabar, menjaga kekompakan, dan hidup damai di tengah berbagai cobaan yang terjadi.

“Terima kasih bapak ibu semua atas kesabaran dan kedamaian dalam hidup kita bersama,” tutupnya.(AkaZzz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed