MURATARA, JURNAL SUMATRA -Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) kembali mencuat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Kali ini, dugaan tersebut mengarah kepada Kepala Desa Rantau Telang, Kecamatan Karang Jaya, yang disebut-sebut menyelewengkan anggaran Dana Desa tahun anggaran 2025 hingga mencapai hampir setengah miliar rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat dua kegiatan yang diduga tidak direalisasikan sama sekali meskipun anggarannya telah dicairkan. Kedua kegiatan tersebut yakni pembangunan jalan setapak dengan nilai anggaran sekitar Rp280 juta serta pengadaan hewan ternak kambing senilai Rp180 juta.
Jika ditotal, nilai anggaran dari dua kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp460 juta. Ironisnya, hingga saat ini masyarakat mengaku belum melihat adanya realisasi fisik maupun manfaat dari program tersebut.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diduga fiktif dan tidak pernah dilaksanakan sejak tahun anggaran 2025 berjalan.
“Yang saya tahu, ada dua kegiatan besar di Desa Rantau Telang yang tidak terlaksana sama sekali, yakni pembangunan jalan setapak senilai Rp280 juta dan pengadaan kambing sekitar Rp180 juta. Sampai sekarang tidak ada realisasi di lapangan,” ungkap narasumber kepada wartawan, Kamis (21/05/2026).
Narasumber juga menilai pihak terkait seharusnya mengetahui persoalan tersebut, mengingat nilai anggaran yang cukup besar dan menyangkut penggunaan Dana Desa.
“Mustahil jika tidak ada yang tahu. Nilainya besar dan seharusnya ada pengawasan dari pihak terkait,” tambahnya.
Selain dugaan penyimpangan anggaran, Kepala Desa Rantau Telang berinisial NP juga disebut sulit ditemui saat hendak dikonfirmasi oleh wartawan terkait penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2024–2025.
Beberapa kali upaya konfirmasi disebut belum membuahkan hasil. Bahkan, menurut informasi yang diterima, pihak desa dinilai kurang kooperatif terhadap upaya klarifikasi media mengenai transparansi penggunaan anggaran desa.
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga berharap aparat pengawas internal pemerintah maupun aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap penggunaan Dana Desa di Desa Rantau Telang.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Rantau Telang belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut.(AkaZzz)












Komentar