MUBA, JURNAL SUMATRA – Darwin AH SH menggelar acara konsolidasi dan silaturahmi untuk menata KONI lebih baik dengan berkarya bekerja mencapai Muba maju lebih cepat. Acara yang dilaksanakan di Resto Dapur Kelinci, Kota Sekayu, tersebut dihadiri sejumlah Ketua Cabor dan Pengurus KONI Muba, Kamis, (21/5/2026).
Maju mencalonkan diri sebagai Ketua KONI Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) periode 2026 – 2030, Darwin AH SH mengaku dan berkeinginan untuk mengharumkan nama Muba di bidang olahraga.
Berbekal pengalaman diberbagai organisasi dan sejumlah jabatan sewaktu ia pimpinan DPRD Muba, Darwin mengaku ingin mendedikasikan ilmu dan pengalamannya untuk menata KONI lebih baik dan memajukan olahraga di Bumi Serasan Sekate.
Karena menurut dia, dengan memajukan olahraga, maka otomatis akan meraih prestasi tinggi dan mengharumkan nama Muba melalui prestasi olahraga.
“Jika Muba meraih prestasi olahraga, artinya saya bisa membantu menjaga nama baik Bupati melalui prestasi tinggi dibidang olahraga, ” kata Darwin dalam paparannya.
Kriteria menjadi seorang Ketua KONI, kata dia, harus menguasai sejumlah aspek, diantaranya paham birokrasi, mengerti hukum dan mengerti politik. Karena apabila tidak menguasai aspek tersebut, maka perjalanan organisasi KONI akan tak maksimal, karena saling berhubungan satu sama lainnya.
Terkait Ketua Cabor, sebagai pemilik hak suara dalam pemilihan terutama dengan berlatarbelakang PNS, Darwin berharap bisa bersikap adil dalam menentukan pilihan terbaik untuk memilih Ketua KONI.
Ia berharap, dapat menentukan pilihan sesuai kriteria terbaik, sehingga betul- betul bisa memunculkan Ketua KONI yang yang bisa memajukan olahraga di Kabupaten Musi Banyuasin.
“Jangan ada intervensi terhadap kalangan PNS, biarkan mereka menentukan pilihan terbaik menurut penilaian mereka, untuk KONI yang lebih baik dan prestasi yang lebih gemilang,” harap Darwin.
Sementara untuk program kerja, Darwin tetap fokus pada penjaringan bakat lokal asli putra daerah yang akan dilanjutkan dengan pembinaan berjenjang melalui kompetisi. Pembinaan tersebut akan diserahkan dengan Cabor terkait yang didukung dana pembinaan memadai.
” Untuk dana KONI saya akan fokuskan agar terdistribusi dengan jumlah yang lebih besar di Cabor. Saya akan distribusikan dengan porsi pendanaan 30 persen di KONI dan 70 persen di Cabor. Hal ini penting agar cabor lebih leluasa melakukan pembinaan dan mengikuti sejumlah event bersama atlet,” tegasnya. (Ulandari)












Komentar