PASAMAN BARAT, JURNAL SUMATRA – Di tengah banjir informasi di media sosial yang kerap memicu kesalahpahaman, PerkumpulAn Jurnalis Online Pasaman Barat (AJO Pasbar) mengambil langkah proaktif.
Melalui kunjungan silaturahmi ke Polsek Talamau pada Rabu (10/6/2026), organisasi pers ini resmi membangun kemitraan strategis dengan aparat kepolisian untuk menangkal berita bohong (hoaks) dan menjaga keamanan wilayah.
Rombongan AJO Pasbar yang dipimpin Ketua Muhammad Fadli diterima langsung oleh Kapolsek Talamau, Iptu Fif Ricky Candra SH.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk tidak lagi bekerja sendiri-sendiri, melainkan bersinergi demi ketenangan masyarakat.
Ketua AJO Pasbar, Muhammad Fadli, menegaskan bahwa peran jurnalis telah bergeser. Di era digital, insan pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga “filter” kebenaran.

“Tanggung jawab kita sebagai Insan Pers semakin berat. Untuk itu kita harus memastikan informasi yang sampai ke masyarakat adalah fakta, bukan fitnah atau hoaks. Dengan kolaborasi ini, kita berharap bisa memverifikasi data lebih cepat bersama kepolisian sebelum isu liar menyebar luas,” ujar Muhammad Fadli.
Ia menambahkan bahwa hubungan baik antara pers dan polisi akan meningkatkan kepercayaan publik. Masyarakat akan merasa tenang karena tahu berita yang mereka konsumsi telah melalui proses verifikasi yang ketat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Talamau, Iptu Fif Ricky Candra, menyambut positif inisiatif AJO Pasbar.
Ia mengakui bahwa tantangan keamanan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologis akibat penyebaran disinformasi.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan mitra seperti media untuk mengedukasi masyarakat agar lebih kritis. Jangan mudah percaya pada pesan berantai di WhatsApp atau medsos tanpa klarifikasi sumber resmi,” tegas Iptu Fif Ricky Candra.
Kapolsek Talamau sangat mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis edukasi publik di era digital.Terkait hal itu, Kapolsek menekankan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap masukan konstruktif dari jurnalis.
“Tujuan kita sama: menjaga Pasaman Barat tetap aman dan kondusif. Silaturahmi ini adalah fondasi kuat untuk mencapai itu,” tambahnya.
Selain membahas penanganan hoaks, pertemuan ini juga menyepakati beberapa poin penting, yaitu membangun saluran komunikasi cepat antara pengurus AJO Pasbar dan jajaran Polsek Talamau untuk verifikasi isu darurat,.
Kemudian melakukan sosialisasi literasi digital kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial, serta Polsek berkomitmen memberikan akses informasi yang akurat kepada media, sementara media berkomitmen menyajikan berita secara berimbang.













Komentar