oleh

Mangkrak Sejak 2023, Warga Desa Banjar Sari Minta Pembangunan Tanggul Dilanjutkan 

Jeffran mengatakan, pada 2025 pemerintah kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp.12 miliar. Namun, anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan tambahan tanggul baru di bagian ilir desa, bukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebelumnya mengalami putus kontrak.

“Posisi putus kontrak, tembok cor belum selesai, meninggalkan pembesian yang masih terbuka dan siap cor. Tetapi saat ini besi yang belum dicor sudah dicuri orang dengan cara dipotong sampai bawah, sehingga tidak memungkinkan untuk dilanjutkan dengan memakai desain yang lama,” jelasnya.

Ia menerangkan, bagian tanggul yang mangkrak berada di kawasan padat permukiman Desa Banjar Sari. Sementara tanggul yang telah selesai dibangun pada 2025 berada di bagian ilir desa.

Oleh karena itu, sambung Jeffran, pihaknya akan kembali mengkaji kemungkinan penganggaran untuk menyelesaikan pembangunan tanggul yang terputus tersebut.

“Akan kami kaji lagi terkait penganggarannya. Yang jelas, jika memungkinkan secara anggaran (C&C), pasti kami lanjutkan demi kepentingan masyarakat sesuai dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Menata Kota Membangun Desa,” tutup Kadis PUPR Lahat. (D1N)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed