MURATARA, JURNAL SUMATRA -Geram dengan maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terus mendapat sorotan dan kritikan dari masyarakat, Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H. Devi Suhartoni bersama Wakil Bupati Muratara melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tambang emas ilegal. Jum’at 21/08/26)
Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap keresahan masyarakat terkait aktivitas PETI yang berlangsung di wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan Ulu Rawas.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati mendatangi sejumlah titik lokasi, di antaranya Desa Lubuk Mas dan Desa Jangkat, Kecamatan Rawas Ulu. Selain itu, rombongan juga meninjau lokasi aktivitas pertambangan yang berada di kawasan Lubuk Nilau, Kecamatan Ulu Rawas.
Di lokasi, terlihat sejumlah alat berat yang diduga sedang melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin. Sedikitnya terdapat sekitar tujuh unit alat berat yang ditemukan di kawasan tersebut, dengan beberapa di antaranya bermerek Zoomlion.
Kehadiran langsung kepala daerah di lokasi menjadi perhatian serius, mengingat aktivitas PETI dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta keresahan di tengah masyarakat.
Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam terhadap laporan dan keluhan masyarakat mengenai aktivitas pertambangan ilegal.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan informasi yang selama ini disampaikan masyarakat. Pemerintah daerah tentu akan mengambil langkah sesuai dengan kewenangan dan aturan yang berlaku,” ujar Devi Suhartoni.
Ia menegaskan, persoalan PETI tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah penanganan terhadap aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin.
Menurutnya, penertiban harus dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan aturan hukum, sehingga aktivitas pertambangan tidak merusak lingkungan maupun merugikan masyarakat.
Sidak ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Muratara serius menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.(AkazZz)











Komentar