PASAMAN BARAT, JURNAL SUMATRA – Setelah mencabut nomor urut pada pemilihan Wali Nagari Lingkuang Aua Jambak di Aula Kantor Wali Nagari. Dwi Gusmiran langsung menyapa puluhan pendukungnya yang berada di area kantor tersebut, Kamis (27/8/2026)
Kedatangan Dwi Gusmiran disambut dengan teriakan “Nomor 1 untuk kemenangan dan satu keberagaman dalam membangun Jambak diatas keberagaman”.
“Nomor 1 itu adalah juara. Saya yakin semua pendukung kita berdoa agar saya mendapatkan nomor 1 atau kemenangan dalam Pilwana nantinya,” ujar Dwi Gusmiran menyapa pendukungnya.
“Iyoooo,” balas para pendukung dengan semangat.
Dikatakan Dwi Gusmiran, kami tidak meminta nomor 1, tetapi kami mencabutnya dapat nomor 1. Ini adalah tanda-tanda alam dan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala atas perjuangan kita sejak awal.
Menurutnya, proses tidak mengkhianati, dan nomor 1 yang kita dapat hari ini, insya Allah akan menjadi nomor 1 juga dalam perolehan suara pada Pilwana dibulan Oktober nanti.
“Dengan nomor 1 ini kita bisa mempersatukan Jambak dalam keberagaman, dengan harapan bersatu dan bersama untuk membangun Nagari Lingkuang Aua Jambak yang lebih baik,” tandasnya.
Ketua tim pemenangan Dwi Gusmiran, Suhardi Hartono, berpesan agar nomor 1 ini tidak membuat para pendukung jumawa.
“Sebaliknya, nomor 1 ini harus melipatgandakan energi kita untuk memenangkan Dwi Gusmiran demi kejayaan dan kesejahteraan masyarakat Jambak,” kata Hardi
Dikatakan Hardi, nomor urut tersebut menjadi identitas bagi Dwi Gusmiran dalam kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Lingkuang Aua Jambak 2026.
“Bagi pendukung Dwi Gusmiran angka 1 bukan sekadar nomor, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan gagasan dan program yang akan ditawarkan kepada masyarakat Jambak,” tegasnya.
Dengan pengalaman sebagai TNI, kami yakin Dwi Gusmiran mampu membawa pengalamannya selama di TNI untuk berbaur kembali dengan masyarakat sebagai salah satu modal yang diharapkan dapat menjadi pijakan untuk mendorong pelayanan publik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Nomor urut 1 tentu menjadi motivasi bagi tim, namun yang terpenting bukan sekadar nomor, melainkan bagaimana kita menyampaikan visi, misi, dan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya. (Roni Pasrah)













Komentar