oleh

Bikin Matematika Jadi Asyik, SDN Biaro Baru Jadi Panggung Berbagi Inovasi Guru

MURATARA, JURNAL SUMATRA – Pembelajaran matematika yang menyenangkan menjadi perhatian dalam kegiatan ‘Berbagi Praktik Baik Matematika Gembira’ yang digelar di SD Negeri Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman, inovasi, hingga tantangan dalam menciptakan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, konkret, dan mudah dipahami peserta didik.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Muratara, M. Andrian Fatursyah, SP., M.M., yang diwakili langsung oleh Plh Sekretaris Dinas Pendidikan Muratara, Linda Wati, M.A.P., C.P.S.

Turut hadir Kabid GTT yang diwakili Masnaini, Korwil Kecamatan Karang Dapo Tintrimono, S.Pd.I., Hendri kuswira S. Pd.I.M, seluruh kepala sekolah SD Negeri se-Kecamatan Karang Dapo, kepala sekolah TK/KB Kecamatan Karang Dapo, serta guru kelas 1 dan kelas 2 SD dan guru TK.

Melalui konsep ‘Matematika Gembira’, para guru diajak mengembangkan metode pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada angka dan rumus, tetapi juga mengedepankan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Berbagai praktik pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah masing-masing menjadi bahan berbagi dan diskusi. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi guru lainnya untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik bagi siswa.

Kepala SD Negeri Biaro Baru, Hendri Syamsudin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

Menurut Hendri, berbagi praktik baik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi guru. Dengan saling bertukar pengalaman, para pendidik dapat menemukan berbagai pendekatan baru yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Melalui berbagi praktik baik, para guru dapat saling belajar, bertukar pengalaman dan menemukan cara-cara baru dalam menyampaikan pembelajaran matematika agar lebih menyenangkan bagi anak-anak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas pertemuan dan berbagi pengalaman, tetapi dapat diterapkan secara nyata di sekolah masing-masing.

“Harapan kami, praktik baik yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dan dikembangkan di sekolah masing-masing. Sehingga anak-anak semakin senang belajar matematika dan lebih mudah memahami materi yang diberikan,” pungkasnya.

Kegiatan ‘Matematika Gembira’ diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup, sehingga matematika tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan, melainkan menjadi proses belajar yang menyenangkan bagi peserta didik.(AkazZz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed