oleh

Dandim 0402/OI-OKI Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla 15 Hektare di Pemulutan

OGAN ILIR, JURNAL SUMATRA – Aksi cepat dilakukan TNI dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Ogan Ilir, menindaklanjuti laporan warga.

Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. turun langsung ke lokasi karhutla di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at Malam atau Sabtu dini hari (26/9/2026).

Lokasi kebakaran tepatnya berada di KM 16 Jalan Lintas Palembang-Indralaya dengan luas lahan terbakar diperkirakan ±15 hektare.

Setibanya di lokasi, Dandim bersama Kapolres Ogan Ilir, AKBP Rizka Aprianti SH SIK MH, langsung memimpin personil gabungan dan mengkoordinasikan langkah pemadaman agar api tidak meluas ke permukiman warga.

Dandim 0402/OI-OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono menegaskan penanganan harus cepat dan terpadu.

“Begitu kami menerima laporan adanya kebakaran, kami langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi secara langsung dan memimpin personel dalam penanganan. Kita tidak boleh membiarkan api berkembang dan meluas, sehingga seluruh unsur harus bergerak bersama dan saling mendukung,” ujar Dandim.

Ia juga menekankan faktor keselamatan personil menjadi prioritas utama.

“Saya sudah tekankan kepada personel agar bekerja secara maksimal, tetap mengutamakan keselamatan dan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur di lapangan. Dengan sinergi TNI, Polri, Satgas Polda dan unsur terkait lainnya, kita berupaya semaksimal mungkin agar Karhutla ini segera dapat dikendalikan,” tegasnya.

Selain personel Kodim 0402 OI-OKI dan Polres Ogan Ilir, penanganan juga dibantu Tim Satgas Karhutla Polda Sumsel.

Tim Satgas melakukan pemantauan dari udara dan mendukung pemadaman menggunakan drone pemadam untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses secara manual.

Kehadiran Dandim dan Kapolres di lokasi dinilai memperkuat koordinasi lintas sektor dan mempercepat pengendalian api.

Hingga berita ini diturunkan, personil gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan Damkar masih terus melakukan pemantauan dan pendinginan di lokasi guna mencegah api menyala kembali serta meminimalkan dampak asap bagi masyarakat sekitar. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed