Peserta terbaik lainnya, A. Arief R., menceritakan perubahan yang ia rasakan setelah mengikuti program. “Sebagai guru senior, saya tidak ingin tertinggal dari generasi muda yang sangat akrab dengan AI. Program ini mengubah cara saya mengajar secara drastis dari yang tadinya berpusat di papan tulis dan pasif, kini menjadi pembelajaran yang aktif, berbasis pemikiran komputasional, dan penuh tantangan kreatif yang disukai anak-anak.”
Direktur Jenderal Pendidikan Guru & Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar & Menengah RI, Nunuk Suryani, menyampaikan, “Di tengah kesibukan yang luar biasa dalam melayani peserta didik, guru-guru kita menyimpan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat. Terpujilah GURU memberikan ruang yang luas kepada guru untuk menunjukkan kompetensinya, terlebih topik yang diangkat adalah bagaimana guru memanfaatkan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu untuk mengajar. Kami sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh Telkomsel dan berharap para guru terbaik ini dapat berkontribusi lebih jauh dalam program-program yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan artifisial., “jelasnya
Agar pengetahuan yang diperoleh dapat menjangkau lebih banyak guru dan siswa di berbagai daerah, para peserta terhubung dengan jejaring alumni EduCreator sebagai ruang berbagi materi, pengalaman, dan praktik pembelajaran. Informasi mengenai program dapat diakses melalui terpujilahguru.id.













Komentar