oleh

Dari Perut Bumi Prabumulih Hingga Beranda Rumah Kreatif: Dua Wajah Energi Pertamina untuk Negeri

Melalui Rumah Kreatif, ibu-ibu dan anak perempuan muda dilatih membatik, membuat warna dengan bahan alami serta dibimbing bagaimana mengubah SDA yang ada, seperti Bambu menjadi kerajinan bernilai jual, menjadi produk UMKM.

Mereka diajari manajemen usaha, pemasaran hingga bagaimana mengolah limbah usaha.

“Pertamina tidak hanya mengebor minyak di tempat kami, tapi juga mengebor potensi yang ada di dalam diri kami,” ujar Buk Khaman.

Kini, produk Rumah Kreatif Lubuk Raman telah merambah pasar di luar Prabumulih. Pendapatan keluarga meningkat, anak-anak bisa sekolah lebih tinggi.

Inilah sirkulasi energi yang sesungguhnya! energi yang diambil dari desa, dikembalikan lagi untuk membangun desa.

Inovasi batch drilling di GNK-115 dan Rumah Kreatif Buk Khaman di Lubuk Raman adalah dua kutub yang saling melengkapi.

Satu memastikan mesin-mesin di negeri ini tetap menyala. Satu memastikan dapur-dapur di Lubuk Raman tetap mengepul.

Seperti yang disampaikan Senior Manager SSDP PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, “Kami akan menjadikan pencapaian ini sebagai catatan dalam upaya pengambilan minyak dan gas di lapangan mature Zona 4 optimal dan terus melakukan inovasi mendukung ketahanan energi, serta inovasi nyata sebagai perhatian pada masyarakatnya.”

Karena menurutnya, bagi PHR Zona 4, yang dioperasikan di bawah pengawasan SKK Migas Sumbagsel dan mengelola 7 wilayah kerja dari Muara Enim hingga Ogan Ilir, energi bukan hanya soal BOPD dan MMSCFD. Energi adalah tentang manusia.

Dari kedalaman ribuan kaki di Prabumulih, hingga kehangatan beranda di Lubuk Raman, Pertamina menghadirkan energi untuk negeri. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed