Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 dapat memperkuat konsolidasi, menjaga solidaritas anggota, serta menyusun program kerja yang bermanfaat bagi wartawan dan masyarakat.
Ketua PWI Kabupaten Pasaman Barat M. Junir menegaskan, PWI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat tanpa mengabaikan independensi pers. Menurutnya, sinergi tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol, melainkan membangun hubungan profesional yang tetap berlandaskan fakta, kode etik jurnalistik, dan peraturan perundang-undangan.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas karya jurnalistik, serta menghindari pemberitaan yang mengandung fitnah, provokasi, atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Altas Maulana menjelaskan, pembentukan kepengurusan definitif diawali dengan Konferensi Luar Biasa (KLB) pada 16 Oktober 2026. Dalam konferensi tersebut, M. Junir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Pasaman Barat untuk masa bakti 2026–2029.
Selanjutnya, PWI Provinsi Sumatera Barat menerbitkan surat keputusan kepengurusan pada 22 Oktober 2026 sebagai dasar pembentukan kepengurusan definitif tersebut.
Pelantikan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Erisa Doddy San Ismail, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.(Roni Pasrah)












Komentar