PAGARALAM, JURNAL SUMATRA – Melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Masyarakat Hutan Adat (MHA) Tebat Benawa Kota Pagaralam masuk dalam nominasi nasional penghargaan Wana Lestari 2026, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Capaian Kota Pagaralam di Wana Lestari 2026 adalah kategori penghargaan masuk dalam jajaran nominasi persetujuan pengelolaan perhutanan sosial tingkat nasional.
KTH MHA Tebat Benawa di Kota Pagaralam, Sumsel dengan prestasi berhasil menembus posisi Top 5 Nasional, setelah melalui proses verifikasi berkas administrasi dan peninjauan langsung di lapangan oleh tim pusat.
Agenda pemberian penghargaan puncak penyerahan penghargaan oleh Menteri Kehutanan RI dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12–15 Agustus 2026.
Adapun penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara Republik Indonesia atas dedikasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan serta mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan.
Kepala UPTD KPH 10 Pagaralam Heri Mulyono S.STP., M.Si kepada wartawan, Kamis (13/8/2026) mengatakan, dengan terpilihnya Pagaralam mendapatkan penghargaan wana lestari 2026, artinya telah diakui ikut melestarikan dan menjaga hutan.
“Penghargaan ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal kita untuk ikut berpartisipasi aktif melestarikan alam baik flora dan fauna yang hidup di hutan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujar dia
Selamat kepada KTH MHA Tebat Benawa Pagaralam, semoga kedepannya terus melestarikan alam. Lanjut dia, kami mengajak seluruh elemen masyarakat Pagaralam untuk terus sama-sama menjaga kelestarian alam.(Kaci)













Komentar