oleh

Kapolsek Merapi Barat Imbau Masyarakat dan Perusahaan Bersama Jaga Keamanan dan Ketertiban

LAHAT, JURNAL SUMATRA – Aksi dugaan pemukulan oleh oknum security PT Antar Lintas Raya (ALR) terhadap Saipul Alamsyah, saat memperjuangkan persoalan Tanah Ulayat masyarakat Desa Arahan, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, memasuki babak baru.

Peristiwa pemukulan tersebut, terjadi dikawasan yang berkaitan dengan akses Jalan Hauling Batubara milik PT Antar Lintas Raya (ALR), yang dilakukan pemortalan dan akan diverifikasi mulai tanggal 15 – 31 Agustus hingga 14 September 2026, pada Sabtu (26/9/2026) sekira pukul 14.45 WIB.

Sebelum peristiwa terjadi, awalnya korban Saipul mendapatkan informasi terkait pembukaan pagar masyarakat secara paksa, lalu untuk memastikan korban mendatangi lokasi dan meminta agar tidak dibuka, karena masyarakat masih memiliki kesepakatan dengan pihak perusahaan.

Saat korban menegur aksi pembukaan pagar secara paksa tersebut, tiba-tiba langsung dipukul 1 kali pada bagian belakang kepala, serta ditendang bagian dada oleh oknum security.

“Benar, pada Sabtu 29 September 2026 sekira pukul 14.40 WIB, korban Saipul mendatangi Polsek Merapi Barat, dan membuat laporan atas aksi pemukulan yang dilakukan oleh Security PT ALR yakni, Muskarel,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK, MIK, melalui Kapolsek Merapi Barat, AKP Edward Goeltom, pada Senin (28/9/2026).

Dijelaskan dia, aksi dugaan pemukulan yang dilakukan oleh security PT Antar Lintas Raya (ALR), terjadi di lokasi Akses Jalan Hauling milik perusahaan batubara tersebut.

“Kasus dugaan pemukulan ini masih dalam tahap pengumpulan bukti, serta memeriksa saksi-saksi, guna proses hukum kedepannya. Kami juga berharap untuk masyarakat dapat lebih bersabar, dan kami pastikan perkara ini akan berjalan secara profesional, akuntabel, dan transparan,” tegas Goeltom.

Polres Lahat melalui Polsek Merapi, kata dia, terkait persoalan lahan ulayat yang ada di Desa Arahan, kita mengimbau kepada masyarakat dan perusahaan sama-sama dapat lebih bersabar dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Selesaikan dengan cara kepala dingin, dan kami minta tidak ada lagi keributan, serta pemukulan dengan cara serta merta, tetap jaga keamanan, ketertiban, agar selalu kondusif,” pungkas dia.(D1N)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed