Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) , Mgs Syaiful Padli melihat forum ini ingin meluruskan sejarah dimana para ahli sejarah berkumpul disini memberikan gambaran Pulau Kemaro. “ Dan hari ini hasil dari diskusi ini adalah akan melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel dan Walikota Palembang, saya kira ini jalan yang sangat betul, harus ada proses pengkajian ulang rencana menjadikan Pulau Kemaro sebagai tempat wisata berkonsep Sriwijaya, padahal sejarah dari Pulau Kemaro itu sendiri adalah milik dari Kesultanan Palembang Darussalam, ini yang harus diluruskan,” katanya. Dirinya secara pribadi dan sebagai anggota DPRD Sumsel akan mengawal bagaimana sejarah ini bisa diluruskan kembali kedepannya.(udy)
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan Halaman 2
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan

News Feed
Polda Sumsel data 1.080 personel prioritas vaksinasi COVID-19
Palembang, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mendata 1.080 personel yang perlu diprioritaskan untuk divaksinasi COVID-19 karena bersentuhan langsung dalam memberikan pelayanan Baca Selengkapnya
Misi Mulia Dodi-Beni di Sektor Hulu Migas
Palembang|Kamis, 14 Januari 2021, 21:27
Palembang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Baca Selengkapnya
Gubernur Sumsel awali suntik vaksin COVID-19 dari wilayah perbatasan
Palembang, jurnalsumatra.com – Gubernur Sumatera Selatan beserta Kapolda serta Pangdam II Sriwijaya mengawali penyuntikan vaksin COVID-19 dari Puskesmas Gandus Kelurahan Pulokerto di Baca Selengkapnya
Rasio kesembuhan COVID-19 Sumsel meningkat jelang vaksinasi
Palembang, jurnalsumatra.com – Rasio kesembuhan kasus positif COVID-19 di Sumatera Selatan mulai meningkat kembali, yakni pada kisaran 82 persen dan mendekati rata-rata Baca Selengkapnya
Jatah vaksin sinovac Kota Palembang bertambah
Palembang, jurnalsumatra.com – Jatah Vaksin Sinovac untuk Kota Palembang pada tahap I bertambah menjadi 23.600 dosis dari sebelumnya direncanakan 19.080 dosis karena Baca Selengkapnya












Komentar