Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) , Mgs Syaiful Padli melihat forum ini ingin meluruskan sejarah dimana para ahli sejarah berkumpul disini memberikan gambaran Pulau Kemaro. “ Dan hari ini hasil dari diskusi ini adalah akan melakukan audiensi dengan Gubernur Sumsel dan Walikota Palembang, saya kira ini jalan yang sangat betul, harus ada proses pengkajian ulang rencana menjadikan Pulau Kemaro sebagai tempat wisata berkonsep Sriwijaya, padahal sejarah dari Pulau Kemaro itu sendiri adalah milik dari Kesultanan Palembang Darussalam, ini yang harus diluruskan,” katanya. Dirinya secara pribadi dan sebagai anggota DPRD Sumsel akan mengawal bagaimana sejarah ini bisa diluruskan kembali kedepannya.(udy)
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan Halaman 2
Sejarah Pulau Kemaro Harus di Luruskan

News Feed
Pj Bupati Muba Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Pemda se – Wilayah II Tahun 2024
PALEMBANG Jurnal Sumatra.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan gelar rapat koordinasi pemberantasan korupsi Pemerintah Daerah se wilayah II tahun 2024, di Griya Baca Selengkapnya
Kapolda Sumsel Gelar Halal Bihalal Bersama Jajaran
PALEMBANG, Jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan melaksanakan apel pagi yang dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal bersama Personil Satker Polda Sumsel Baca Selengkapnya
Tahun 2024, Pengunjung Agrowisata Sindang Panjang Meningkat Signifikan
LAHAT, JURNALSUMATRA.com – Lima hari pasca hari raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 pengunjung Agrowisata Sindang Panjang kecamatan Tanjung Sakti PUMI Baca Selengkapnya
Tim Sops Polri Lakukan Supervisi ke Sumsel, Brigjen Marsudianto : Untuk Perkuat Langkah Polda
PALEMBANG, Jurnalsumatra.com – Markas Besar Polri mengirimkan tim untuk melakukan supervisi operasi ketupat Musi 2024. Polda Sumsel menggelar operasi ketupat Musi 2024 Baca Selengkapnya
Langgar SKB dan Timbulkan Kemacetan, 327 Unit Truk Besar ‘Dikandangkan’
PALEMBANG, Jurnalsumatra.com – Memasuki hari ketiga operasi ketupat Musi 2024, situasi Kamtibmas di wilayah Polda Sumsel kategori terkendali. Personel yang telah disiagakan Baca Selengkapnya












Komentar