Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan di hari puncak HKN ke-58 ini. Kepada pimpinan Puskesmas yang mendapatkan pengahragaan, jadikan penghargaan sebagai pemicu untuk lebih giat lagi berkerja, karena tantangan sekarang dalam pelayanan kesehatan semakin berat, penyakit semakin lama semakin berpariatif, maka diperlukan tenaga medis yang terus meningkatkan kapasitas diri.
“Percuma kita bangun fasilitas dam prasarana yang baik tapi kinerja layanan tidak maksimal, tentunya harus didukung SDM medis yang berkualitas. Kami jajaran Pemkab Muba kalau ada tenaga medis yang mau meneruskan sekolah, baik izin belajar maupun tugas belajar akan kita berikan kesempatan yang seluas-seluasnya, dengan harapan setelah selesai pendidikan harus kembali lagi dan mengabdi untuk Kabupaten Muba. InsyaAllah kami Pemkab Muba juga akan memperhatikan tingkat kesejahteraan para tenaga medis ini,”Ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dr H Azmi Dariusmansyah MARS melaporkan bahwa Peringatan HKN ke-58 adalah ajang silaturahmi bagi semua tenaga kesehatan, dihadiri lebih kurang 500 tenaga kesehatan yang mewakili 29 Puskesmas dan Tiga Rumah Sakit dalam Kabupaten Muba.
“Rangkaian Peringatan HKN ke-58 dilaksanakan mulai dari ajang perlombaan olahraga, pelayanan kesehatan, pengabdian masyarakat seperti sunatan massal, pemeriksaan pengobatan khusus, pelayanan imunisasi dan juga pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan yang berhasil berkarya, baik di tingkat provinsi bahkan nasional,”Terangnya.
Plt Direktur RSUD Sekayu ini juga menyebutkan, kinerja Dinkes Muba di awal tahun 2022 mendapatkan pengahrgaan, yakni sertifikasi eleminasi malaria dari Kementrian Kesehatan. Sebagai surat bukti yang menyatakan Kabupaten Muba zero terhadap penyakit malaria, hal ini menjadi promo bagi daerah. Misalkan ada pekerja dari luar yang akan masuk ke daerah, tentu akan pertanyakan penyakit apa di daerah tersebut. Muba sudah terbukti sudah dapat sertifikasi ini, mudah-mudahan prestasi ini bisa di pertahankan.
“Kami laporkan juga bahwa di mulai tahun 2022 kita melakukan peningkatan pelayanan poli klinik gigi di seluruh Puskesmas dalam Kabupaten Muba. Memberikan fasilitas terbaik di poli gigi sama seperti klinik swasta. Kemudian juga kita memberikan sertifikasi bagi tenaga kesehatan yang mewakili setiap unit Puskesmas seperti sertifikat pelayanan kesehatan tradisional akupresur, akupuntur dan melatih PSC kita untuk mendapatkan seritifkasi sebagau pelayanan kesehatan sebagai kota olahraga,”Jelas Azmi.









Komentar