Rais menambahkan, dengan adanya kemudahan untuk membuka lahan kedepannya masyarakat tani mempunyai cadangan untuk masa depan. “Terutama hasil pertanian, seperti padi jagung dan lain-lain, dengan tidak membeli beras dan sayur mayur selama 5-6 bulan masyarakat tani kan dapat mengumpulkan uang. Kedua, setelah pohon karet yang ditanam menjadi besar masyarakat bisa menyadap nya”. Paparnya. (Rafik Elyas)
Petani Dimuba Minta Solusi Untuk Meremajakan Kebun Karet

News Feed
Dodi Reza: Pers Pemersatu Bangsa
Musi Banyuasin|Selasa, 9 Februari 2021, 20:20
Muba, jurnalsumatra.com – Hari Pers Nasional (HPN) bertepatan juga dengan HUT organisasi profesi jurnalis yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 9 Februari. Maka Baca Selengkapnya
Sekda Muba Buka Musrenbangcam di Lalan
Musi Banyuasin|Senin, 8 Februari 2021, 19:20
Muba, jurnalsumatra.com ,- Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi Baca Selengkapnya
Warga Keluhkan UU Perkebunan
Musi Banyuasin|Senin, 8 Februari 2021, 19:18
Muba, jurnalsumatra.com – Sejak diterapkannya Undang-Undang Perkebunan tentang larangan membakar Hutan dan lahan pertanian oleh Pemeruntah pusat. Masyarakat petani khusus nya di Baca Selengkapnya
Pemkab Muba gunakan Dana Insentif Daerah untuk pengembangan karet
Musi Banyuasin, Nasional, Sumsel|Senin, 8 Februari 2021, 18:25
Sekayu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, menggunakan sebagian Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat yang bersumber Baca Selengkapnya
Polres Muba Bagi Ribuan Masker
Musi Banyuasin|Rabu, 3 Februari 2021, 13:48
Muba, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resort Musi Banyuasin dan Jajaran, Rabu (4/2/2021) menggelar Pembagian Masker secara serentak bersama Forkopimda, TNI dan Sat Pol Baca Selengkapnya












Komentar