MURATARA, JURNAL SUMATRA -Seorang pria mengaku bernama Dimas Pratama diduga mencoba melakukan aksi penipuan dengan menyamar menggunakan seragam loreng lengkap menyerupai Tentara Nasional Indonesia (TNI) berpangkat sersan dua dengan NRP.180818210406. Modus yang digunakan yakni menawarkan penjualan sepeda motor tarikan leasing kepada calon korban. Senin (22/12/25)
Berdasarkan hasil penelusuran dari beberapa sumber terpercaya, Dimas Pratama diketahui bukan anggota TNI aktif. Ia tidak terdaftar memiliki Nomor Registrasi Prajurit (NRP) sebagaimana anggota TNI pada umumnya.
“Setelah kami lakukan pengecekan, NRP tersebut tidak terdaftar dan bukan milik anggota TNI aktif,” ujar salah satu sumber.
Dalam beberapa hari terakhir, nama Dimas Pratama ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini lantaran dirinya kerap tampil menggunakan atribut menyerupai TNI seolah sedang menjalankan tugas sebagai abdi negara. Penampilan tersebut diduga hanya menjadi modus untuk mengelabui calon korban.
Baru-baru ini, seorang warga berinisial YP nyaris menjadi korban penipuan saat hendak membeli sepeda motor melalui nomor WhatsApp 0831-6316-3681, nomor yang sama dengan kasus sebelumnya yang dialami AA, warga Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan.
YP mengungkapkan bahwa proses transaksi berlangsung singkat dan menggunakan sistem cash on delivery (COD), dengan pola yang hampir sama seperti yang dialami korban sebelumnya. Namun, YP mengaku segera menyadari adanya kejanggalan sehingga transaksi tidak dilanjutkan.
“Saya langsung curiga dan sadar kalau ini penipuan,” jelasnya.
YP juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam bertransaksi, terutama secara daring. Menurutnya, saat ini banyak modus penipuan baru yang bahkan mengatasnamakan aparat penegak hukum (APH) demi meyakinkan calon korban.
“Jangan mudah percaya, apalagi jika pelaku membawa nama institusi negara,” pungkasnya.(AkaZzz)













Komentar