“Selain itu mahasiswa diharapkan memberikan saran, pendapat, solusi yang lebih mengeksekusi peran sebagai representasi seluruh masyarakat,” ujar dia.
Sementara itu, dalam diskusi interaktif dalam pertemuan tersebut, ada beberapa pertanyaan dan pernyataan dari para ketua dan pengurus organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, antara lain:
- Jelang bulan suci Ramadan, terkait kemacetan jalan di Jembatan Ganefo Kayuagung, parkir sembarangan, dan usulan agar parkir diarahkan ke pinggir laut, dimana surat usulan sudah dikirim ke Dishub dan Pemerintah Kecamatan Kayuagung.
- Terkait mobil truk bermuatan lebih yang melintas pada jam pagi, seharusnya tidak diperbolehkan.
- Organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan sebagai mitra Polri untuk bersinergi bersama Polres OKI.
- Terkait Kamtibmas pada bulan Desember 2025, kasus pembegalan di Desa Kijang Ulu SP Padang, korban kehilangan sepeda motor, uang dan HP dengan kerugian ± Rp3 juta. Diharapkan pihak kepolisian bersinergi dengan pemerintah desa seperti membangun sarana CCTV di titik rawan.
- Fenomena judi online, kejahatan kecil, dan pencurian. Mengharapkan kolaborasi dalam hal pelaporan cepat terhadap bandar judi online.
Menanggapi hal itu, Kapolres OKI mengatakan, terkait judi online, dirinya akan memerintahkan Kasat Reskrim bertindak, dan pengungkapan kasus harus memiliki tahapan-tahapan yang harus dilalui sesuai prosedur.
“Juga akan memerintahkan Kabag Ops, terkait kejadian di titik yang sama rawan kamtibmas, dengan pelaksanaan patroli malam hingga subuh dan pagi hari,” tegas dia.
Terkait CCTV pada titik rawan sudah dikoordinasikan kepada Bupati OKI, lanjutnya, dimana Polres OKI sebagai inisiasi program Gerakan OKI Sadar CCTV (GOSC) demi menciptakan kawasan Smart Digital City sejalan dengan Program Bupati OKI.
“Masalah parkir merupakan domain Dishub OKI, karena ada retribusi didalamnya yang jadi pendapatan asli daerah (PAD). Untuk penegakan hukum menjadi pilihan terakhir yang dilaksanakan jajaran Sat Lantas dan Sat Reskrim,” ujar dia.
Kapolres kembali menjelaskan, pihaknya juga sudah memerintahkan kepada anggota untuk mengecek hal itu, namun tidak ditemukan ada hal yang aneh. Polres OKI hadir untuk masyarakat dan harus memberi manfaat, bila ada kegiatan positif, Polres OKI siap mendukung.
“Rekan-rekan mahasiswa diharapkan memahami tupoksi Polri, serta tetap berperan sebagai agent of change. Kita juga mengapresiasi atas masukan yang disampaikan ini,” pungkas dia. (Choe)













Komentar