MURATARA, JURNAL SUMATRA -Polemik video viral yang diunggah M. Hadi terus bergulir. Setelah ramai diperbincangkan publik, dirinya mendatangi Polres Musi Rawas Utara, Jumat (14/02/2026), guna memenuhi undangan klarifikasi dari aparat penegak hukum.
Kehadiran Hadi di Mapolres yang berada di wilayah Musi Rawas Utara sempat memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa status kedatangannya bukan sebagai pihak yang dipanggil, melainkan memenuhi undangan klarifikasi sebagai warga negara yang menghormati proses hukum.
Didampingi dua rekannya, Hadi menjalani pemeriksaan oleh penyidik unit Pidsus. Dalam proses tersebut, ia mengaku hanya diminta menjelaskan kronologi kejadian sebelum video yang diunggahnya menjadi trending di media sosial, khususnya di Facebook.
“Yang saya sampaikan ke penyidik sesuai fakta. Apa yang saya lihat dan apa yang dibawa anak saya dari sekolah, itu yang saya jelaskan. Tidak ada yang saya tambahkan atau kurangi,” ujarnya.
Di sisi lain, Hadi juga menepis kabar yang menyebut dirinya akan dilaporkan oleh pihak SPPG Sungai Jauh. Ia menilai informasi tersebut sebagai hoaks setelah melakukan konfirmasi langsung.
“Tidak ada laporan apa pun. Saya sudah cek langsung. Jadi jangan sampai publik digiring opini yang tidak benar,” tegasnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyentuh isu sensitif terkait informasi pendidikan dan konsumsi siswa. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap hasil klarifikasi guna memastikan fakta secara utuh, objektif, serta menghindari kesimpulan prematur di tengah derasnya arus opini publik.(AkaZzz)













Komentar