Ia juga mendorong peran aktif BUMN, BUMD, dan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mendukung pembangunan, khususnya untuk kebutuhan dasar masyarakat.
Gubernur turut meminta Wakil Bupati Lahat untuk mengawasi jalannya kerja sama antara pemerintah dan pengusaha agar tetap berjalan sesuai aturan.
Menutup sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh terhambat oleh alasan efisiensi semata, melainkan harus disertai upaya mencari solusi melalui kolaborasi dan partisipasi semua pihak.
Pembangunan kembali Jembatan Air Lawai B diharapkan dapat segera memulihkan akses transportasi serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Lahat. (SYAH)













Komentar